Pages

Subscribe:

Senin, 05 Mei 2014

Waktu Terbaik Untuk Berbekam

الحجامةإخراج الدّم من الجلد عن طريق المص ثمّ التشريط
HIJAMAH ATAU BEKAM ADALAH PENGELUARAN DARAH DARI KULIT DENGAN JALAN PENGHISAPAN KEMUDIAN PENYAYATAN RINGAN PADA KULIT BAGIAN LUAR (EPIDERMIS) KEMUDIAN PENGHISAPAN SEKALI LAGI, SEHINGGA DARAH KELUAR.


ما مررت ليلة أسري به بملاء الاّ قالوا يا محمّد مر أمتك بالحجامة
عليك يا محمّد بالحجامة
AKU TIDAK BERJALAN DI HADAPAN SEKELOMPOK MALAIKAT PADA MALAM KETIKA AKU DI-ISRO’KAN, KECUALI MEREKA BERKATA: WAHAI MUHAMMAD, PERINTAHKANLAH UMATMU UNTUK BERBEKAM.

DALAM RIWAYAT LAIN: WAHAI MUHAMMAD, HENDAKLAH KAMU   BERBEKAM.
إنّ أفضل ما تداويتم به الحجامة
SUNGGUH, PENGOBATAN PALING UTAMA YANG KALIAN GUNAKAN ADALAH BEKAM

Manfaat Berbekam :
*Mengeluarkan Darah yang Kotor
*Menambah Daya Tahan tubuh
*Menambah Kemampuan Berfikir
*Meringankan Otot yang kaku
*Menajamkan Penglihatan

Hari Terbaik untuk berBEKAM adalah 17. 19 dan 21 bulan Hijriah. ( HR Abu Hurairah RA)
Waktu Terbaik untuk berbekam adalah satu minggu dipertengahan bulan-bulan Qomariah ( Kalender ISLAM ), yaitu satu minggu setelah PURNAMA yang berarti dari tanggal 15 s/d 21 bulan Hijriah, karena pada waktu ini Gaya GRAVITASI BULAN sedang Kuat-kuatnya terhadap BUMI TERUTAMA di tanggal-tanggal GANJILnya sehingga kondisi Darah menjadi Bergejolak dan berada di Permukaan, jadi saat Manusia berBEKAM di waktu ini akan Masksimal dan Efektif untuk mengeluarkan Darah Statis,Darah Kotor,Racun-racun dalam darah dan Sumbatan-sumbatan Darah.
Ibnu Sina di dalam kitabnya Al-Qaanun mengatakan: “Diperintahkan untuk tidak berbekam di awal bulan karena cairan-cairan tubuh kurang aktif bergerak dan tidak normal, dan tidak di akhir bulan karena bisa jadi cairan-cairan tubuh mengalami pengurangan. Oleh karena itu diperintahkan melakukan bekam pada pertengahan bulan ketika cairan-cairan tubuh bergolak keras dan mencapai puncak penambahannya karena Gaya Gravitasi Bulan yang sangat Kuat saat pertengahan Bulan”
Imam asy-Syuyuthi menukil pendapat Ibnu Umar, bahwa berbekam dalam keadaan perut kosong itu adalah paling baik karena dalam hal itu terdapat kesembuhan.  Maka disarankan bagi yang hendak berbekam untuk tidak makan-makanan berat 3-4 jam sebelumnya.
1. Dari Abu Hurairah radhiallaahu ‘anhu, Rasulullah SAW bersabda: “Barangsiapa berbekam pada hari ke-17, 19 dan 21 (tahun Hijriyah), maka ia akan sembuh dari segala macam penyakit.” (Shahih Sunan Abu Dawud, II/732, karya Imam al-Albani)
2. Dari Abdullah bin Mas’ud radhiallaahu ‘anhu, Rasulullah SAW bersabda: “ Sesungguhnya sebaik-baik bekam yang kalian lakukan adalah hari ke-17, ke-19, dan pada hari ke-21.” (Shahih Sunan at-Tirmidzi, Syaikh al-Albani (II/204))
3. Dari Anas bin Malik radhiallaahu ‘anhu, dia bercerita: ” Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wasallam biasa berbekam di bagian urat merih (jugular vein) dan punggung. Ia biasa berbekam pada hari ke-17, ke-19, dan ke-21.” (HR, Tirmidzi, Abu Dawud, Ibnu Majah, Ahmad, sanad shahih)
4. Dari Ibnu Abbas RA, ia berkata: “Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wasallam bersabda: ‘Berbekamlah pada hari ke-17 dan ke-21, sehingga darah tidak akan mengalami hipertensi yang dapat membunuh kalian’.” (Kitab Kasyful Astaar ‘an Zawaa-idil Bazar, karya al-Haitsami (III/388))
Al hijamah/ Bekam adalah pengobatan Islam yang Rasulullah SAW amalkan sehingga menjadi Sunnah Rasul. Orang Cina dan Eropa berdasarkan sejarah dunia adalah orang – orang yang pertama mengamalkan dan mengutamakan teknik pengobatan al hijamah. Mengapa pula kita orang islam yang sepatutnya mewarisi perobatan ini tidak mencoba pengobatan al hijamah sebagai pengobatan yang terbaik.

0 komentar:

Posting Komentar